Senin, 27 September 2010

Alde (Ray)

Ray, Sampai kapan kau harus begini
Kau terdiam dan tawamu terhenti
Tersenyumlah kepadaku dan biarkan semua
berlalu, Ku Selalu disini Untukmu

Ray, Sudah sekian lama kau sendiri
Ku harap kau mampu tegar berdiri
Jalanmu masih panjang Terbentang
Luas di hadapanmu

Kau Dengarkan aku, Kau Ikut langkahku
Kau Percaya aku


Jangan kau Sesali apa yang terjadi
Terbangkan sayap kecilmu melayang diawan
Jangan Berhenti disini Langkah pasti
Suatu saat nanti kau kan temukan bahagia

Semua kau rasa, Bila kau percaya

Kau Rasa,...

Senin, 06 September 2010

TA (WS, DY & AIJ)

Rancang Bangun Model Tower Crane Kapasitas 25 kg dengan Kontrol Radio Pemancar dan Penerima



Alhamdulillah.. 4 september 2008, telah diluluskan alat dan laporan pembuatannya pada pukul 15:25. Setelah diperlihatkan dan diuji oleh empat orang penguji.

Saat itu, diawali dari jam 13:00 dan berakhir setelah hampir 2,5 jam (lumayan pegel berdiri sambil ditanya-tanya tentang alat ini) begitu keluar ruangan dan dinyatakan lulus, sekejap kemudian langsung berasa jadi 'sumber berita' yang diwawancara sama teman-teman satu angkatan. Sidang ujian pertama dari angkatan 2005. dan baru minggu berikutnya diadakan ujian buat teman-teman yang lain yang sudah menyelesaikan pembuatan dan penulisan tugas akhirnya. Ketika itu hanya ada empat orang dari kelasku yang mengajukan sidang tugas akhir ini dan alhamdulillah lulus semua, jadi total-total ada empat belas orang dari tiga kelas yang ikut wisudaan D3 angkatan 2005 tahun 2008. Lumayan banyak ketimbang angkatan sebelumnya yang tahun lalu meluluskan empat orang. Dan mungkin kebetulan atau enggak, yang lulus tahun 2008 itu rata-rata berhasil meloloskan diri dari dosen yang namanya DR. C. Rudi P, Mpd. Dosen yang kerjaannya nyorat-nyoret gambar kerja tugas anak-anak yang pada masih keblinger soal gambar-menggambar (walaupun sekarang juga kadang masih keblinger).
Terima kasih buat bapak Ahmad Kholil ST,MT yang sudah mau jadi pembimbing menyelesaikan tugas akhir ini. Buat Ari dan Dwi, jangan menyerah kawan.. sory yah gw lolos duluan..
oiya, ada satu pertanyaan yang belom bisa kujawab waktu itu perihal alat ini. Pertanyaannya bagaimana caranya menaikkan dan menurunkan ketinggian alat ini ketika bangunan alat ini mengalami perubahan elevasi?
kujawab: pas, pertanyaan lainnya pak.
dosen-dosen yang nguji pada senyam-senyum cengar-cengir denger jawabanku kayak gitu..

Begitu lulus disidang tanggal 4 september itu sebenarnya ada janji yang sudah kubuat, janji untuk nemuin seorang perempuan dari salah satu jurusan di situ. tp, gak jadi padahal udah pake treatment jantung biar gak deg-deg-kan waktu nantinya ketemuan. Setengah jam kemudian setelah lolos dari sidang dan diwawancara teman-teman, gadis itu telepon dan bilang kalo dia harus segera pulang dan sekarang sudah ada di dalam bis. (langsung lemes dan pulang kerumah deh gw..)
akan tetapi, begitu sampai dirumah ada kabar yang menggembirakan, gw disuruh ngelamar ke pabrik yang sampai sekarang gw masih kerja disini dan begitu cepat prosesnya.
begini, tanggal 4 september itu hari jum'at, ngelamar, seninnya langsung dipanggil buat tes dan wawancara. Tidak lama kemudian disuruh tes kesehatan dan langsung disuruh masuk kerja. Alhamdulillah.. walau kadang-kadang ijin setengah hari buat ngurusi revisi tulisan sama ngurusi wisuda.

kembali ke topik, alat ini digerakkan menggunakan remote kontrol yang menggunakan sinyal 40 Mhz, setelah modif sana-sini dan ditambahi penguat tegangan maka jadilah rubahan sumber yang tadinya 3V-100mA berubah jadi 30V-5A. Dengan sumber daya segitu bisa untuk menggerakkan motor dc yang jadi sumber gerak alat ini. Sedangakan penguat dayanya menggunakan rangkaian relai-relai. Nah, pada laat ini menggunakan 3 buah motor dc, yaitu ,motor pengangkat, motor penjalan dan motor pemutar lengan yang semuanya digerakkan mengunakan remote kontrol.
Rangkanya menggunakan baja ST37 profil L, Oiya, yang agak ribet saat menentukan warna alat ini, sampai-sampai dicat sampai 3 kali dan akhirnya dicat warna biru.(warna khas orang teknik mesin)

Sebenernya masih pengen cerita kelanjutan kisah yang ada dibalik pembuatan alat ini.
Tapi intinya ada beberapa, (salah satunya) jadi ketika mau 'ngelamar cewek' habis lolos sidang buat dijadiin kekasih, malah ngelamar kerja dan langsung diterima. Alhamdulillah.. cewek ngacir, duit bulanan ngalir..
Sejak hari dia telepon sampai sekarang belum pernah lagi denger suaranya yang serek-serek basah.. (ngacir akibat ulah ku sendiri, gak mau main hati lagi mungkin dia sama aku--> akan diuraikan diuraian selanjutnya masalah ngacir ini)
Inti dan kelanjutan alat ini ditunggu ya.. (murni cerita alat ini)

Jumat, 03 September 2010

Perempuanku

Ingin aku kembali kemasa lalu
Memperbaiki semuanya
Yang tak pernah perdulikanmu
Melewati hari-hariku

T'tapi sungguh ku tak bisa
Ku tak ingin mengulangnya
Tapi sungguh ku tak bisa
Ku tak sanggup menyentuhmu

Ingin ingin aku memelukmu
Kembalikan cintamu
Saat pagi kuberanjak dari
Mimpi indah tentangmu

Tapi sungguh ku tak bisa
Sakiti hati yang ada
Tapi sungguh ku tak bisa
Bernafas untuknya denganmu

Yang kuingin kuingin ada disetiap hembusan nafasmu..
Kenanglah aku.. selalu..

Hatimu

Kumenatap dalam matamu
Kutemukan siratan masa lalu
Kesedihan yang mengiris hatimu
Yang tak bisa kulenyapkan darimu

Saat kau ungkapan padaku
Sayatan kepiluan hatimu
Kau menangis disetiap malammu
Yang tak pernah kau hapus dijiwamu

Saat ku mengatakan tuk melihat masa depan
Mulailah berlari dari semua mimpi-mimpi
Yang tak akan pernah terjadi bila masih kau tangisi
Selama tersimpan penyesalan dihati

Kuajak kau melihat langit biru
Melihat matahari yang tersenyum padaku
Berikan cinta kehati rapuhmu
Merasakan gelombang dan putaran kehidupan
Jadikan malaikat hatimu . .


Tabu-Tic

Kusadar kau bukan
Satu jaminan sebuah akhiran
Untuk dapat melakukan semua

Lihatlah masih ada
Memandang rasa dari agama
Yang batasi semua hasrat kita

Kita yang dimabuk cinta
Pasti tergoda tuk mencoba
Sanggupkah kita bertahan
Atas keyakinan dengan semua akibatnya

Jika cinta tlah butakan
S'luruh hatimu kau takkan bisa
Membedakan yang harus kau jaga

Jangan ada penyesalan
Diakhir cerita kisah cinta
Tak ada kata terpaksa untuk melakukan
Jika tlah tiba saatnya

Belum cukup waktu untuk kenal cinta
Kan ku jaga hingga saatnya tiba
Belum cukup waktu untuk bermain cinta
Kan ku jaga sampai nanti saatnya tiba

Jangan sampai kau pertaruhkan
Segalanya atas nama cinta
Belum tentu kau kan miliki dirinya